Di Solo banyak hewan kurban belum memenuhi syarat dan berpenyakit

Di Solo banyak hewan kurban belum memenuhi syarat dan berpenyakit

ttm

Merdeka.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo menggelar inspeksi mendadak menjelang Idul Adha. Sidak dilakukan di sejumlah pangkalan penjual hewan kurban di Kota Solo.

Dari sidak digelar, ditemukan beberapa sapi belum memenuhi syarat buat disembelih. Beberapa sapi itu belum memenuhi syarat umur minimal atau belum poel. Sebab umur sapi dijual tersebut belum mencapai dua tahun.

“Kita menemukan beberapa sapi yang belum poel, umurnya belum sampai dua tahun,” kata Kasi Kesehatan Masyarakat Veterineer Dispertan Solo, Bagus Sarwoko, di sela-sela sidak di jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo, Jebres, Solo, Senin (21/9).

Menurut Bagus, sapi sudah poel mempunyai ciri-ciri gigi sudah ganti minimal satu pasang. Sedangkan kambing disebut poel jika sudah memasuki usia satu tahun. Menurut dia, umur menjadi salah syarat hewan kurban layak disembelih.

“Syaratnya harus poel. Jika belum, dagingnya belum maksimal karena pertumbuhannya tulang dulu, baru dagingnya,” ucap Bagus.

Lebih lanjut Bagus mengatakan, selain sapi belum poel, petugas juga mendapati ada kambing kurban mengidap penyakit pink eyes atau belekan. Kambing itu kemudian diberikan tetes mata.

Menurut dokter hewan Dispertan, Ardiet Firmansyah, ada beberapa hewan kurban memang terkena penyakit pink eyes atau belekan. “Penyebabnya biasanya selain berasal dari luar kota, mungkin dalam perjalanan terkena asap dan debu,” kata Ardiet.

Kepala Dispertan Solo, Weni Ekayanti mengatakan, dalam sidak itu pihaknya menerjunkan lima tim bertugas memantau kondisi hewan kurban di setiap kecamatan. Satu tim beranggotakan delapan hingga sepuluh orang, termasuk di dalamnya ada dokter hewan.

“Fokus pemeriksaan kami adalah kesehatan hewan kurban sebelum disembelih. Sehingga jika ditemukan hewan yang sakit, terlebih dahulu diobati agar saat penyembelihan sudah sehat,” tutup Ardiet.

Leave a Reply