Alhamdulilah, pelatihan Simple Accounting bersama DKM Masjid telah selesai dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 28 Mei 2017 yang dilaksanakan di kantor PT Indoenergi Consultant.  Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini sehingga mereka dapat mengetahui pentingnya membuat laporan keuangan untuk masjid. ini juga dibuktikan dengan testimoni dari peserta berikut ini:Selanjutnya

Hari Minggu tepatnya tanggal 7 Mei 2017 telah diadakan Pelatihan SImple Accounting yang bertempat di Pusat Studi Bahasa Jepang, Universitas Padjadjaran, Jatinangor Peserta pelatihan dihadiri oleh Alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran sebanyak 12 peserta. Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini sehingga mereka dapat mengetahui pembuatan laporan keuangan dengan baik dan benar serta mudah digunakan.Selanjutnya

Ekonomi syariah semakin berkembang khususnya sejak periode 1990 ke atas. Hal ini ditandai dengan hadirnya perbankan syariah yang dimulai dengan kehadiran Bank Muamalat yang kemudian hari diikuti oleh hampir semua perbankan konvensional memiliki unit bisnis syariah baik dalam satu induk maupun menjadi perusahaan yang terpisah.   Di kemudian hari seiring kebijakan mengenai keuangan syariah, maka sistem keuangan konvensional dan syariah harus terpisah dalam pengelolaan maupun manajemen perusahaan. Sejak saat itulah publik tanah air mengenal hadirnya beberapa pilihan bank syariah seperti Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah, Permata Syariah, BRI Syariah, Bank Mega Syariah dan masih banyak lagi yang lainnya. Sejarah Singkat Bank Syariah   SistemSelanjutnya

Direktur Utama PT Indoenergi Consultant, Ir. Abdul Kadir, M.T. menerima cendera mata dari Inkindo PT indoenergi dan Inkindo berhasil melaksanakan pelatihan gratis untuk konsultan yang terdaftar sebagai anggota Inkindo. Pelatihan tersebut dihadiri lebih kurang 50 peserta pada hari Selasa, 21 Maret 2017 yang bertempat di Ruang Meeting Hotel Grand Tebu, Bandung. Suasana Pelatihan Simple Accounting Dalam Pelatihan Ini, Direktur Utama PT Indoenergi Consultant, Bapak Ir. Abdul Kadir, M.T., memberikan presentasi mengenai Tata Cara Akuntansi kemudian dilanjutkan dengan pelatihan Simple Accounting.Selanjutnya

Presiden Trump saat menandatangi perintah eksekutif yang melarang warga dari tujuh negara Muslim masuk ke AS. Perintah eksekutif terbaru Trump bertujuan untuk melindungi perekonomian AS dari politik dumping negara lain. Perintah eksekutif Trump akan menelisik negara-negara yang menyebabkan defisit perdagangan AS, salah satunya Indonesia. Perlukah pemerintah RI khawatir? Perintah eksekutif Presiden Donald Trump berisi dua bagian. Pertama, Trump memerintahkan agar dalam 90 hari Kementerian Perdagangan AS menyusun laporan faktor penyebab defisit perdagangan negara tersebut. Kedua, peningkatan pendapatan cukai impor atas barang masuk ke AS Perintah eksekutif ini bertujuan untuk melindungi perekonomian AS dari politik dumping (harga barang ekspor lebih murah dibanding harga barang di negaraSelanjutnya

Menikmati Korupsi (Sumber) APA yang tidak dikorupsi di Indonesia? Pertanyaan ini bakal lebih sulit dijawab dibandingkan dengan pertanyaan ”apa yang dapat dikorupsi di negeri kita ini”. Saya coba Google, mengetikkan frasa ”korupsi di bidang pendidikan”. Hanya perlu 0,42 detik, situs pencari ini me­ngeluarkan 462.000 hasil, mulai dari pembahasan soal korupsi hingga kasus-kasus korupsi. Dalam daftar itu, ada berita di akhir 2016, bersumber dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengumumkan hasil temuan korupsi di bidang pendidikan, dalam kurun 2006-2015, mencapai Rp 1,3 triliun. Angka itu tentu saja bukan seluruh kerugian, melainkan hanya dari penanganan 425 kasus dan melibatkan 618 tersangka yang ketahuan. Saya tikkan lagi frasaSelanjutnya

Sumber gambar  Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, Indonesia bisa mengacu ke Tiongkok dalam mengembangkan ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun menutup diri tersebut dinilai berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat. Sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di salah satu negara maju tersebut sistem pembayaran masih konvensional, yaitu menggunakan uang tunai. “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada diSelanjutnya

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Maksum Machfoedz mengakui, cukup lama NU sibuk dengan urusan kebangsaan. Karenanya, setelah semua tertata, PBNU kini mengalihkan fokus ke kaderisasi ekonomi. “Setelah semuanya settled, kini PBNU intensifkan upaya ekonomi,” kata Maksum kepada Republika.co.id, Selasa (28/3) malam. Maksum mengatakan, PBNU turut membentuk Himpunan Pengusaha NU, Asosiasi Petani Garam NU (Aspegnu) dan Himpunan Pengusaha Santri. Itu semua, kata dia, bertujuan untuk membangun itikad dan perjuangan ekonomi agar terencana. Selain itu, ada pula Lembaga Perekonomian NU (LPNU), Lembaga Pembangunan Pertanian NU (LPPNU) dan banyak lagi lembaga yang dibentuk. Ia menilai, itu semua cuma jadi salah satu cara mengejar ketertinggalanSelanjutnya

Krisis moneter 1998 membuat banyaknya kepailitan bagi para pengusaha. Di mana, defisit ekonomi Indonesia mencapai 13%. Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia mengatakan, di saat itu, hampir semua pengusaha besar melarikan diri atau bahkan ‘mempailitkan’ diri. Hanya saja, ekonomi Indonesia tumbuh berkat adanya UMKM. “Tapi kita beri penghargaan untuk UMKM. Tapi kenapa hanya sampai kelas menengah,” ujarnya di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (27/3/2017). Belajar dari hal ini , jumlah pelaku ekonomi Indonesia harus ditingkatkan. Dengan begitu, maka ekonomi Indonesia tetap dapat tumbuh hingga mencapai target yang diharapkan. “Pelaku ekonomi kita semakin hari semakin banyak. Kesebelasan politik sudah ada ganti nya tapiSelanjutnya